• Minggu, 5 Februari 2023

Usai Pembatasan Perjalanan Internasional dicabut, Kemenparekraf Siap Sambut Kembali Wisman Tiongkok di Bali

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 17:54 WIB
Usai Pembatasan Perjalanan Internasional dicabut, Kemenparekraf Siap Sambut Kembali Wisman Tiongkok di Bali. Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. (Dok. Kemenparekraf via britakan.com)
Usai Pembatasan Perjalanan Internasional dicabut, Kemenparekraf Siap Sambut Kembali Wisman Tiongkok di Bali. Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. (Dok. Kemenparekraf via britakan.com)

BRITAKAN.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama stakeholder pariwisata di Bali akan menyambut kedatangan kembali wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok setelah keputusan pemerintah negara itu yang mencabut pembatasan perjalanan ketat internasional pada 8 Januari 2023.

Penerbangan langsung wisman Tiongkok ke Bali direncanakan pada 22 Januari 2023 dengan penerbangan maskapai Lion Air dari Shenzhen yang membawa sebanyak 210 pax.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Jumat (20/1/2023), mengatakan, kedatangan kembali wisman Tiongkok menandakan Indonesia khususnya Bali masih menjadi top of mind atau destinasi favorit wisatawan.

Baca Juga: Lima Destinasi Wisata Liburan Akhir Tahun 2022, Ada Negeri di Atas Awan dari Nusa Bunga Flores NTT

Usai Pembatasan Perjalanan Internasional dicabut, Kemenparekraf Siap Sambut Kembali Wisman Tiongkok di Bali. (britakan.com/Kemenparekraf)

"Berdasarkan data Online Travel Ageng (OTA) di Tiongkok, terjadi peningkatan volume pencarian destinasi wisata di luar negeri sebesar 430 persen," kata Menparekraf Sandiaga.

Indonesia masuk dalam top 5 pencarian dan volume pencarian Bali meningkat 250 persen.

Kedatangan kembali wisatawan Tiongkok ini diharapkan dapat mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara yang tahun ini mencapai 3,5 juta-7,4 juta kunjungan.

Tiongkok sendiri merupakan salah satu negara pasar terbesar untuk pariwisata di Indonesia.

Baca Juga: Fokus Pengembangan Candi Borobudir Sebagai Obyek Wisata Rohani, TWC Gelar Diskusi Antarkementerian Terkait

Halaman:

Editor: Konradus Fedhu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X