• Minggu, 5 Februari 2023

Dinilai Mendadak & Rugikan hinggaTak Adil Bagi Calon Jemaah Haji 2023, Kenaikan Bipih dikritik Marwan Dasopang

- Minggu, 22 Januari 2023 | 23:08 WIB
Dinilai Mendadak & Rugikan hinggaTak Adil Bagi Calon Jemaah Haji 2023, Kenaikan Bipih dikritik Marwan Dasopang. (Freepik/britakan.com)
Dinilai Mendadak & Rugikan hinggaTak Adil Bagi Calon Jemaah Haji 2023, Kenaikan Bipih dikritik Marwan Dasopang. (Freepik/britakan.com)

BRITAKAN.com - Rencana Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menaikkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2023 terus mengundang sorotan.

Rencana tersebut dinilai terlalu mendadak dan akan merugikan calon jemaah haji yang berangkat tahun ini. 

“Jika ada perubahan mendadak atas nama Istitoah akan sangat merugikan jemaah yang akan berangkat tahun ini sebab mereka harus menyiapkan dana tambahan dengan kisaran Rp30 jutaan dalam waktu singkat," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Minggu (22/1/2023).

Baca Juga: Ikut Jalan Sehat Semarak 1 Abad NU di Kota Solo, Ketua DPR RI Puan Maharani: Nahdliyin Sehat, NU Semakin Kuat

Menurutnya, bagi mayoritas calon jemaah yang harus menabung bertahun-tahun angka itu cukup besar. 

Dia menjelaskan usulan pemerintah terkait proporsi pembebanan biaya haji 70 : 30 di mana 70% biaya akan ditanggung oleh jemaah dan 30% subsidi pemerintah yang diambil dari nilai manfaat BPIH merupakan proporsi ideal.

Di mana proporsi tersebut sesuai dengan prinsip istitoah atau prinsip jika haji hanya bagi mereka yang mampu.

“Tetapi bagi kami penerapan skema ini perlu waktu dan sosialisasi panjang sehingga tidak merugikan calon jemaah,” katanya. 

Marwan mengungkapkan jika dibandingkan tahun lalu, beban jamaah tahun ini akan sangat berat.

Baca Juga: Istri Mantan Narapidana Terorisme Lahir di RSUD Siwa Wajo Sulsel didatangi Polisi, Ada Apa?

Halaman:

Editor: Konradus Fedhu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bunda Corla Resmi Dilaporkan Farhat Abbas

Rabu, 1 Februari 2023 | 17:42 WIB
X