• Minggu, 5 Februari 2023

Pemerintah Usul Rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1443 H/2022 M Per Jemaah Sebesar Rp98.893.909,11

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 08:23 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Dok. Kemenag)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Dok. Kemenag)

BRITAKAN.com - Pemerintah dalam rapat kerja dengan Komisi DPR mengusulkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1443 H/2022 M per jemaah sebesar Rp98.893.909,11.

Biaya ini terbagi dalam dua komposisi.

Pertama, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar jemaah 1444 H/2023 M sebesar Rp69.193.733,60 (70%).

Kedua, nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp29.700.175,11 (30%).

Bipih yang diusulkan pemerintah tahun ini naik dibanding 2022.

Baca Juga: Supriansa Tegaskan Siapa yang Lindungi Bisnis Ilegal Harus Diproses Hukum, Termasuk Oknum Aparat Kepolisian

Saat itu, rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp98.379.021,09, dengan komposisi: 1) Bipih yang dibayar jemaah Rp39.886.009,00 (40,54%) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp58.493.012,09 (59,46%).

“Usulan ini atas pertimbangan untuk memenuhi prinsip keadilan dan keberlangsungan dana haji. Formulasi ini juga telah melalui proses kajian,” tegas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di DPR, Kamis (19/1/2023) seperti dilansir britakan.com dari kemenag.go.id.

Kebijakan formulasi komponen BPIH tersebut, ujar Yaqut, diambil dalam rangka menyeimbangkan antara besaran beban jemaah dengan keberlangsungan dana nilai manfaat BPIH di masa yang akan datang.

Menurut Menag, pembebanan Bipih harus menjaga prinsip istitha’ah dan likuiditas penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun berikutnya.

Halaman:

Editor: Konradus Fedhu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bunda Corla Resmi Dilaporkan Farhat Abbas

Rabu, 1 Februari 2023 | 17:42 WIB
X