• Minggu, 4 Desember 2022

Percepat Transformasi Birokrasi, Menteri Azwar Anas Tegaskan Hal ini Kepada Kepala Daerah

- Sabtu, 24 September 2022 | 19:36 WIB
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memberikan pembekalan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Blora, di Aula Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Jumat (23/09). (Foto| Humas PANRB)
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memberikan pembekalan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Blora, di Aula Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Jumat (23/09). (Foto| Humas PANRB)

 

JAKARTA,Britakan.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mendorong para kepala daerah untuk melakukan transformasi birokrasi di wilayahnya sebagaimana mandat Presiden Joko Widodo terkait reformasi birokrasi. 

Ada empat poin yang perlu diperhatikan pemerintah daerah untuk melaksanakan arahan presiden tersebut.

"Pertama transformasi berbasis kinerja. Indeks kualitas ASN di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara-negara lain. Oleh karena itu, pemerintah mendorong transformasi dari segi organisasi, kepegawaian, maupun sistem kerja dalam penyelenggaraan birokrasi di Indonesia. Ke depan perlu transformasi kinerja. Supaya ke depan fungsinya hebat," ujarnya saat memberikan pembekalan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Blora, di Aula Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Jumat (23/09).

Baca Juga: Siprianus Habur Terpilih Menjadi Wakil Bupati Manggarai Timur, Ini Besaran Gaji yang akan Didapat

Kedua, birokrasi itu harus berdampak. Kedepan ASN harus menjunjung tinggi birokrasi yang baik. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Presiden jika birokrasi bukan hanya tumpukan kertas tapi juga harus berdampak. Menurutnya, birokrasi juga diminta agar lebih lincah dalam melayani masyarakat.

Lalu yang ketiga yakni birokrasi kolaboratif. Menteri Anas mengatakan pemerintahan kolaboratif nantinya bisa mewujudkan pemahaman lebih baik untuk memecahkan masalah kompleks yang melibatkan banyak pemangku kepentingan. Kinerja yang tidak ego sektoral memungkinkan kerja organisasi lebih efisien dalam menciptakan kinerja berbasis outcome.

Yang terakhir birokrasi yang melayani, pembangunan kualitas layanan tak luput dari peran para pimpinan. Mantan Bupati Banyuwangi tersebut menyontohkan semasa menjabat sebagai bupati, ia mendorong jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, diantaranya melayani dengan senyum dan bertindak cepat dalam menangani keperluan masyarakat.

Baca Juga: PKN RI Resmi Gugat Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ke KIP NTT, Ini Alasannya

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Sumber: HUMAS MENPANRB

Tags

Terkini

Reuni 212, Polda Metro Jaya Siagakan 310 Personel

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:30 WIB

Gegara ini, Bareskrim Polri Panggil Kepala BPOM RI

Senin, 21 November 2022 | 17:49 WIB
X