• Minggu, 25 September 2022

Menteri PANRB dan Menkes Kerja Bareng Kebut Penataaan Tenaga Non-ASN Nakes

- Selasa, 13 September 2022 | 11:41 WIB
Menteri PANRB Azwar Anas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Tenaga Non-ASN bersama Kementerian Kesehatan, BKN, dan LAN, secara virtual, Senin (12/09). (Foto|MenpanRB)
Menteri PANRB Azwar Anas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Tenaga Non-ASN bersama Kementerian Kesehatan, BKN, dan LAN, secara virtual, Senin (12/09). (Foto|MenpanRB)

JAKARTA,Britakan.comKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Kementerian Kesehatan sepakat mempercepat dan memperkuat akurasi pendataan tenaga non-aparatur sipil negara (ASN) sektor kesehatan. 

Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, penanganan tenaga non-ASN untuk tenaga kesehatan seharusnya sudah tuntas, namun diakui masih terdapat beberapa kendala teknis.

“Ini yang harus kita tuntaskan bersama dengan Kementerian Kesehatan. Karena ini menjadi prioritas Bapak Presiden,” tutur Menteri Anas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Tenaga Non-ASN bersama Kementerian Kesehatan, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN), secara virtual, Senin (12/09).

Baca Juga: Tidak Terdaftar Sebagai Penerima BLT BBM? Mudah , Begini cara Daftarnya

Diakui, permasalahan tenaga non-ASN untuk tenaga kesehatan tidak hanya terletak pada jumlah dan kualitas SDM, melainkan juga distribusi yang tidak merata. Pemerintah pun terus menggenjot perbaikan proses pengadaan dan distribusi tenaga kesehatan.

Untuk diketahui, dalam proses rekrutmen tenaga kesehatan saat ini usulan disampaikan oleh kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah. 

Sementara yang mengetahui kebutuhan tenaga kesehatan secara nasional adalah Kementerian Kesehatan. Hal ini kerap kali menyebabkan terjadinya distribusi nakes yang tidak merata karena daerah-daerah terpencil minim pendaftar.

Baca Juga: Menyambut Hari Jadi Polisi Lalu Lintas ke- 67, Ini yang Dilakukan Polres Ngada

Karenanya, dilakukan perubahan proses rekrutmen dari pengusulan oleh K/L/Pemda, menjadi berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan. Kebutuhan nasional harus menjadi rujukan bagi K/L/pemda dalam mengajukan kebutuhan.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Tags

Terkini

Wajib Tahu, Begini Cara Daftar Penerima BLT BBM

Kamis, 8 September 2022 | 13:03 WIB
X