• Minggu, 25 September 2022

Menteri PANRB dan BKN Akselerasi Percepatan Penataan Tenaga Non ASN Untuk Tenaga Kesehatan

- Senin, 12 September 2022 | 10:23 WIB
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memimpin rapat percepatan penuntasan tenaga non-ASN, Minggu (11/09). (Foto| Istimewa)
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memimpin rapat percepatan penuntasan tenaga non-ASN, Minggu (11/09). (Foto| Istimewa)

 

JAKARTA,Britakan.com - Jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tancap gas mengurai permasalahan tenaga non ASN, termasuk tenaga kesehatan (nakes).

Rapat percepatan penuntasan hal teknis terkait rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tenaga kesehatan digelar Minggu (11/09), dipimpin Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas. Rapat juga diikuti Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

“Ini sudah saya pelajari, kalau lihat time table-nya, ini cukup mepet waktunya, harus tuntas persiapannya karena jelang akhir September 2022 sudah harus rekrutmen PPPK-nya. Kita harus melipatgandakan kecepatan bekerja. Termasuk kita perkuat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan pemerintah daerah. Dalam satu sampai dua hari ini kita rapat dengan Menteri Kesehatan,” ujar Anas.

Baca Juga: Kemendes PDTT Mendapatkan Anggaran RP 2,99 Triliun dari Komisi V DPR

Anas mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan rekrutmen PPPK termasuk untuk tenaga kesehatan, sebagai komitmen memperkuat salah satu bentuk pelayanan dasar bagi warga. “Tenaga kesehatan berperan penting dalam mendukung program prioritas Presiden Jokowi. Seperti soal kemiskinan, beririsan dengan kesehatan. Juga yang pasti soal penurunan prevalensi stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, dan sebagainya,” ujarnya.

“Maka kita harus bekerja cepat dan tepat, karena soal tenaga kesehatan ini kita bicara bukan hanya soal jumlah, tetapi juga sebarannya, pemerataannya/distribusi mengingat ada ketimpangan sebaran nakes, sehingga penataan tenaga kesehatan harus Indonesia sentris,” imbuh Anas.

Menteri Anas menegaskan, pemetaan dan inventarisasi tenaga kesehatan non-ASN yang dilakukan pemerintah harus disampaikan secara transparan dan terbuka kepada masyarakat. Sebagai solusi penataan tenaga non-ASN kesehatan, pemerintah pun akan mempercepat validasi data, menyiapkan kebijakan afirmasi bagi tenaga non-ASN, serta mekanisme seleksi yang akan dilakukan.

Baca Juga: Berikut Daftar Tim yang Pernah Meraih Gelar Juara El Tari Memorial Cup

“Misalnya soal afirmasi, diprioritaskan kepada mereka yang nanti dihitung dari masa kerja dan usia. Validasi data juga kita pastikan lagi, maksimal awal pekan ini sudah tuntas,” ujar Anas.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Tags

Terkini

Wajib Tahu, Begini Cara Daftar Penerima BLT BBM

Kamis, 8 September 2022 | 13:03 WIB
X