• Senin, 15 Agustus 2022

Cegah Mafia Tanah, Ini Terobosan Baru dari Kementerian BPN

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:24 WIB
Logo Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Foto| Istimewa )
Logo Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Foto| Istimewa )

 

JAKARTA,BritAkan.com - Transformasi layanan pertanahan dari analog menjadi digital merupakan suatu keniscayaan, mengingat semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi. Ditambah lagi, kesadaran akan pentingnya tanah terhadap peningkatan perekonomian mendorong agar layanan pertanahan bisa semakin mudah, murah, dan transparan.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai penyelenggara layanan pertanahan menyadari akan kebutuhan-kebutuhan tersebut. 

Himawan Arief Soegoto selaku Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN kemudian mengatakan, di lingkungan Kementerian ATR/BPN sudah mulai melakukan transformasi digital, salah satunya dengan digitalisasi dokumen dan warkah pertanahan.

Baca Juga: Kominfo Resmi Blokir 15 Situs Judi Online , Termasuk Poker Texas Boyaa

Arief mengatakan, manfaat dari digitalisasi ini sudah langsung dirasakan oleh Kementerian ATR/BPN dengan tingginya jumlah transaksi yang terjadi.

“Proses layanan atau transaksi dari Hak Tanggungan saja semester ini sudah lebih dari Rp460 triliun. Itu sebagai pinjaman yang bisa mendapatkan efek multiplier yang sangat besar terhadap dunia usaha dalam penciptaan lapangan kerja. Jadi kalau satu tahun mungkin bisa lebih dari Rp1.000 triliun yang ditransaksikan dengan menggunakan tanah sebagai kolateral, ini peran kita semua agar pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik. Kami sadar kalau kami lambat akan menghambat dunia usaha,” ujar Himawan Arief Soegoto pada acara Forum Ilmiah 2022 yang berlangsung di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (02/08/2022).

Dengan besarnya manfaat tersebut, menimbulkan optimisme untuk melakukan digitalisasi pada layanan-layanan lain yang ada di Kementerian ATR/BPN seperti, transaksi jual beli hingga sertipikat elektronik. Namun, optimisme tersebut tentu membutuhkan persiapan yang matang dan kolaborasi berbagai pihak.

Baca Juga: Menparekraf Ajak Pelaku Pariwisata Labuan Bajo Selesaikan Persoalan Melalui Dialog

 “Apa yang kita bangun bersama, kita ingin ada masukan dari semua stakeholders dalam kita menentukan kebijakan ke depan,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Sumber: Kementrian Pertahanan

Tags

Terkini

Guru PPPK Dapat Dana Pensiun, Ini Penjelasan BKN

Minggu, 24 Juli 2022 | 19:53 WIB

KPU Buka Tahapan Pendaftaran Partai Politik

Jumat, 22 Juli 2022 | 06:58 WIB
X