• Minggu, 25 September 2022

Kejari Mabar Tetapkan Mantan Kepsek SMPN 2 Pacar Tersangka,PKN : Pro Justitia

- Kamis, 15 September 2022 | 20:40 WIB
Tokoh masyarakat bersama Ketua PKN Manggarai Barat Lorens Logam saat  Menanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi terduga FCM di Kejari Mabar (Foto |Istimewa)
Tokoh masyarakat bersama Ketua PKN Manggarai Barat Lorens Logam saat Menanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi terduga FCM di Kejari Mabar (Foto |Istimewa)

LABUAN BAJO,Britakan.com - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat menetapkan mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Pacar, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT berinisial FCM sebagai tersangka.

FCM diduga melakukan  Tindak Pidana Korupsi Penggelapan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) SMPN 2 Pacar pada tahun anggaran 2018-2020.

“Hari ini tanggal 14 September 2022, Kejari Manggarai Barat telah melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada SMPN 2 Pacar berinisial FCM. Dugaan Tindak Pidana Korupsi tersebut yaitu penyalahgunaan dana BOS dan PIP di SMPN 2 Pacar, Kecamatan Pacar tahun anggaran 2018 sampai dengan 2020,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Mabar, Bambang Dwi Murcolono, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga: Terbukti Korupsi, Majelis Hakim Bacakan Putusan Terdakwa Kasus Pengelolaan Aset Tanah Pemda Mabar

Bambang menyebutkan, penetapan FCM sebagai tersangka setelah tim penyidik mengantongi 2 alat bukti yang sah terkait dugaan perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara mencapai Rp 653 juta lebih. 

Dana ini lanjut Bambang, merupakan dana BOS dan PIP yang diperuntukan bagi 300 lebih siswa tidak mampu di SMPN 2 Pacar.

“Terdapat pelanggaran hukum dan juga terdapat kerugian negara sebesar Rp. 653.473.536 rupiah (enam ratus lima puluh tiga juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu lima ratus tiga puluh enam rupiah).Penyalahgunaan dana BOS dan PIP tahun anggaran 2018-2020 yang tadinya untuk siswa tidak mampu. Ada sekitar 300 lebih siswa yang harus mendapatkan,” ujar Bambang.

Baca Juga: Heremias Dupa Resmi Calon Wakil Bupati Manggarai Timur,Ini Profilnya

Tersangka FCM diancam dengan hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. FCM disangkakan dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.Serta pasal 3 juncto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas undang undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Tags

Terkini

Waspada, Kembali Marak ‘KPK Gadungan’

Selasa, 19 Juli 2022 | 20:22 WIB
X