• Senin, 15 Agustus 2022

Mahasiswa UPI Bandung Berdayakan Perempuan Melalui Alat Musik Rekorder di SMPN 3 Boawae

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:18 WIB
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Program Studi Pendidikan Seni Musik,  Yeremias  K. Daranua sedang melakukan latihan rekorder kepada Siswa SMPN 3 Boawae Pada Sabtu,30/7/2022. (Foto| Pribadi  Yeremias )
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Program Studi Pendidikan Seni Musik, Yeremias K. Daranua sedang melakukan latihan rekorder kepada Siswa SMPN 3 Boawae Pada Sabtu,30/7/2022. (Foto| Pribadi Yeremias )

NAGEKEO,BritAkan.com - Yeremias K. Daranua, Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Program Studi Pendidikan Seni Musik melaksanakan kegiatan pemberdayaan bagi perempuan melalui alat musik tiup rekorder di SMPN 3 Boawae, kelurahan Ratongamobo, kecamatan Boawae kabupaten Nagekeo pada Sabtu (30/7/2022). 

Kepala SMPN 3, Maria Dolorosa Nage Wona mengungkapkan bangga dan senang kepada Yeremias yang telah memilih lembaga pendidikannya untuk menjadi tempat KKN. Semenjak sanggar Sun Rise Community didirikan pada tanggal 20 Mei 2022. Beragam alat musik sudah ada di sanggar Sun Rise Community seperti kulintang, pianika, gong, gendang, gitar, keyboard dan rekorder. Pemain alat musik di sanggar ini didominasi oleh peserta laki-laki. Sedangkan peserta perempuan hanya berperan sebagai penyanyi.

"Terimakasih kepada Yeremias yang telah memilih lembaga pendidikan ini untuk melaksanakan kegiatan KKN. Kehadiran Yeremias membawa pengetahuan baru bagi kami sebab kesulitan kami di sini tidak ada guru musik atau pengajar yang kompeten di bidang musik khususnya dalam mendampingi, membimbing dan melatih peserta didik untuk memainkan alat musik tiup rekorder, " Ungkap Kepsek Ros. 

Baca Juga: Kapolres Ngada Menang Sidang Praperadilan Perkara Dugaan Korupsi Peningkatan Jalan Maronggela-Nampe

Sementara itu, Yeremias mengatakan pemberdayaan bagi kaum perempuan sesuai tema KKN tematik yang mana program kerjanya adalah pemberdayan masyarakat berbasis SDG dengan sub tema desa ramah perempuan yang mencakupi tema kecil pemberdayaan perempuan dan anak perempuan. Atas alasan itu, Yeremias mengatakan dirinya tergerak untuk memberdayaakan masyarakat dengan memilih peserta didik perempuan sehingga mereka bisa terlibat aktif dalam memainkan alat musik, mengembangkan bakat dan potensi serta terlibat dan berkiprah di dunia musik. 

 "Salah satunya dengan meningkatkan keterampilan memainkan alat musik tiup rekorder. Saya memilih alat musik rekorder karena alat musik ini tidak pernah digunakan oleh peserta didik perempuan. Selain itu, alat musik ini mudah untuk dibawa karena ringan, bentuknya kecil dan juga mudah untuk dimainkan oleh kaum perempuan," Kata Yeremias. 

Praktik KKN menurut Yeremias sudah berlangsung selama satu bulan di sanggar Sun Rise Community SMPN 3 Boawae. "Praktik KKN berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 11 Juli sampai dengan 10 Agustus 2022. Sesuai tema, sasarannya adalah peserta perempuan yakni siswa-siswi yang tergabung dalam sanggar Sun Rise Community di SMPN 3 Boawae

Baca Juga: Evaluasi SAKIP RB 2022 Dimulai, Instansi Pemerintah Diminta Bersiap

Yeremias juga berharap kegiatan pemberdayaan ini dapat memberi manfaat bagi siswi dalam menjalani proses pendidikan khususnya meningkatkan minat pada alat musik tiup rekorder maupun alat musik lainnya sehingga bisa menjadi manusia yang unggul dan eksis dengan percaya diri di dunia musik.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Tags

Terkini

X