• Minggu, 5 Februari 2023

Ini Alasan Bupati Manggarai Timur Tak Memperpanjang Masa Kerja para THL

- Jumat, 2 Desember 2022 | 09:32 WIB
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum  (Foto| Ist)
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum (Foto| Ist)

BRITAKAN.com - Sesuai dengan ketentuan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang menyebutkan bahwa “paling lambat 5 tahun sejak PP ini ditetapkan, tidak ada lagi pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)”, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur pada tahun 2023 tidak memperpanjang kontrak sejumlah Tenaga Harian Lepas pada Lingkup Pemda Matim. 

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, dalam keterangan persnya menegaskan bahwa Pemda bukan memberhentikan, tetapi tidak memperpanjang masa kerja para THL

“Tenaga harian lepas yang selama ini bekerja dan membantu pelaksanaan pemerintahan di Manggarai Timur itu bekerja dengan Surat Keputusan kontrak yang berlaku selama  satu tahun anggaran. Dan untuk tahun 2023, SK nya tidak diperpanjang lagi dengan alasan yang sudah kita ketahui bersama, yaitu PP 49 tahun 2018. Ini bukan keputusan yang mudah untuk Pemda; teman-teman THL punya peran yang sangat besar dalam melancarkan pelaksanaan pemerintahan selama ini.” tegas Bupati Agas.

Baca Juga: 40 Guru SD di Manggarai Timur Ikut Kegiatan Peningkatan Mutu Fasilitator Literasi

Bupati Agas juga menyampaikan bahwa tidak semua THL tidak diperpanjang masa kerjanya; sebagian akan tetap diperpanjang. Karena ada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya fungsional khusus. 

“Tenaga Harian Lepas yang tidak diperpanjang masa kerjanya adalah yang menjalankan fungsi administrasi perkantoran. Fungsi administrasi perkantoran sebanranya juga merupakan tupoksi dari ASN  Fungsional (baik Pelaksana maupun Pejabat). Hal ini juga bertujuan untuk memaksimalkan pekerjaan PNS. Adapun THL pada fungsional-fungsional tertentu yang tetap diperpanjang masa kerjanya, antara lain adalah tenaga guru, tenaga medis, tenaga kebersihan sampah, seluruh penyuluh lapangan dan petugas keamanan.” ujarnya.

Selain itu, Bupati Manggarai Timur juga menjelaskan bahwa alasan Pemda Manggarai Timur mengambil kebijakan untuk tidak memperpanjang kontrak dari sebagian besar THL sampai di Tahun Anggaran 2023 adalah karena kondisi keuangan pemerintah yang mengalami  perubahan yang mendasar terutama Dana Alokasi Umum (DAU). 

Baca Juga: Tiga Jenis Bansos Disalurkan Bersamaan, 2.259 KPM Padati Halaman Kantor Camat Lamba Leda

“Untuk diketahui bahwa pembiayaan selama ini dianggarkan dari DAU. DAU TA 2023 berbeda dengan tahun-tahun anggaran. Pada tahun-tahun sebelumnya, DAU itu murni blokgrand, sehingga Pemda leluasa menggunakan anggaran tersebut untuk pembangunan sepanjang itu untuk kebutuhan pemerintah dan masyarakat termasuk pembayaran gaji THL. Misalnya tahun 2022 hanya sebesar DAU Manggarai Timur adalah sebesar Rp487 miliar dan semuanya itu murni blokgrand. Untuk tahun anggaran 2023 anggaran DAU lebih besar yakni Rp523 miliar atau naik sekitar Rp35 miliar; tetapi hanya 60 persen atau sekitar Rp319 miliar yang blokgrand, 40% sisanya itu spesifikgrand. Spesifikgrand artinya, dana tersebut peruntukannya sudah ditetapkan, yaitu : kurang lebih Rp54 miliar lebih untuk gaji PPPK, dana kelurahan Rp3,4 miliar, bidang pendidikan kurang lebih Rp69 miliar, bidang kesehatan sekitar Rp40,9 miliar dan bidang pekerjaan umum Rp35 miliar," demikian dijelaskan Bupati Agas.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Tags

Terkini

X