• Senin, 15 Agustus 2022

Dari Kota Kecil Wini, Denting Dawai Sasando Tesa Mengalun ke Seluruh Negeri

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:53 WIB
Tesa Bonito Ndolu bergerak lincah di antara dawai sasando, Denting sasando syahdu mengiringi lagu Indonesia Pusaka yang dilantunkan dua gadis lain, dalam  rangkaian HAN 2022 (Foto| Istimewa )
Tesa Bonito Ndolu bergerak lincah di antara dawai sasando, Denting sasando syahdu mengiringi lagu Indonesia Pusaka yang dilantunkan dua gadis lain, dalam rangkaian HAN 2022 (Foto| Istimewa )

WINI,BritAkan.com- Jari lentik Tesa Bonito Ndolu bergerak lincah di antara dawai sasando. Denting sasando syahdu mengiringi lagu “Indonesia Pusaka” yang dilantunkan dua gadis lain, Stefani Radja (17) dan Viona Nubatonis (11).

Gerakan jari menyentuh dawai sasando menyatu dengan irama lagu. Membuat siapapun yang mendengarkannya tak kuasa berkata-kata. Ketiga gadis itu tidak hanya menyihir hadirin dimana mereka berada, di Gedung Serbaguna Pos Lintas Batas Negara Wini, di Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU). 

Sambungan video conference, membuat karya mereka semakin luas didengar anak-anak di Pulau Bertam Kepulauan Riau, Suku Anak Dalam di Jambi, Suku Baduy, Dayak Meratus, dan daerah lain. Tidak terkecuali dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan undangan yang hadir di lokasi puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di Lombok Timur. 

Baca Juga: Sri Mulyani, Dana APBN Sangat Penting Turunkan angka Stunting

Usai permainan musik Tesa (17),  bersama dua rekanya berakhir, tepuk tangan membahana di mana-mana, termasuk di Lombok Timur. Dari kota kecil Wini, denting sasando Tesa membahana dan menyihir seluruh negeri.

Bagi Tesa Bonito Ndolu dan dua rekannya, inilah momen dalam perayaan HAN 2022 yang tak kan pernah terlupakan. Tinggal di tapal batas antara Indonesia dan Timor Leste, mereka tak pernah membayangkan bisa bertegur sapa dengan teman-teman yang berada ribuan kilometer jauhnya dari kota mereka.

"Tidak menyangka bisa menyapa teman-teman yang jauh, tadi ada yang jauh dari Pulau Sumatera (Suku Anak Dalam di Jambi)," kata Tesa. HAN 2022 memang dirancang oleh Kementerian Sosial untuk menjadi ajang berkomunikasi anak-anak Indonesia. Dalam acara puncak rangkaian HAN di Lombok Timur, Mensos mengajak anak-anak saling sapa. 

Baca Juga: Berikut Syarat Untuk Tenaga Honorer Diangkat menjadi PPPK di Tahun 2022

Ikut serta dalam kegiatan HAN 2022 telah membuka wawasan Tesa tentang betapa beragamnya masyarakat di Indonesia. Meskipun berasal dari suku yang berbeda dan tinggal terpisah oleh pulau-pulau, namun anak-anak Indonesia dapat berteman. Itu dikarenakan anak Indonesia adalah anak-anak yang ramah. Menjadi bagian dari HAN membuat Tesa semakin mencintai Indonesia.

Halaman:

Editor: Dodi Hendra

Tags

Terkini

X